Roberto Esquivel Cabrere, Pria Pemilik Penis Terpanjang di Dunia

Pria Pemilik Penis Terpanjang di Dunia Ditawari Main Film Porno – Seorang pria yang dinobatkan sebagai pemilik penis terpanjang di dunia ini ditawari peran dalam film porno oleh dokter dan perawat.
Menurut Daily Mail, Rabu 25 Januari 2017, Roberto Esquivel Cabrere, 54 tahun, dari Saltilto, Meksiko, memiliki penis berukuran 19 inci atau 48 cm saat belum ereksi.
Dia menjadi berita utama di seluruh dunia pada tahun 2015. Itu terjadi setelah sebuah video menjadi viral ketika dia menunjukkan kemaluannya yang melebihi ukuran pria normal.
Menurut TheLADBiblw, Youporn dan FakeTaxi tertarik bekerjasama dengan pria 54 tahun itu untuk sebuah film porno tentang dokter dan perawat.
Ukuran penis Roberto yang nyaris setengah meter panjangnya, mengalahkan rekor tidak resmi penis terpanjang di dunia yang sebelumnya dipegang oleh aktor AS, Jonah Falcon. Ukuran penis Jonah adalah 9,5 inci atau 24 cm saat lembek dan 13,5 inci atau 34 cm saat ereksi.
“Saya ingin tercatat di Guinnes Book of Record tapi mereka tidak mengakui catatan ini,”kata Roberto ke Bacroft TV.
Saya terkenal karena saya memiliki penis terbesar di dunia. Saya gembira dengan penis saya, saya tahu tidak ada seorang pun yang memiliki ukuran penis seperti yang saya miliki,” katanya.
Meski membuat dia bangga, komunitas medis mendesak dia untuk paling tidak mempertimbangkan pengurangan besar penis yang dia miliki.
Dokter mengatakan penisnya menjadi begitu besar karena ia telah melakukan peregangan pada penisnya dengan menaruh beban sejak usia muda.
Dr Jesus David Salazar Goncals bekata, “Kami sudah menasihati dia ‘Roberto, apa yang bisa dilakukan dokter adalah mengurangi besar penis Anda menjadi normal sehingga itu tak akan menyakiti Anda, baik saat berhubungan seksual, dan Anda juga bisa punya anak.'”
“Tapi dia menolaknya. ia lebih suka memiliki penis yang besar dari pada yang dimiliki orang lain umumnya. Dalam budaya Latin, siapa pun yang memiliki penis lebih besar maka dia lebih jantan,” kata Dr Jesus.
Sementara Roberto berkata, “Beberapa orang bertanya kepada saya apakah saya menggunakan kondom dan saya jawab: saya tidak bisa. Saya tidak bisa memasukkannya karena terlalu tebal.”
Meskipun tinggal di Amerika Serikat, ia sudah dua kali mencoba berhubungan seks. Namun pada kesempatan pertama, sang wanita mundur setelah melihat ukuran penisnya.
Sementara wanita kedua harus berhenti di tengah jalan karena merasa terlalu menyakitkan bagi si wanita.
Ia sendiri merasa hal itu karena dia belum menemukan wanita yang tepat.
Ia juga punya impian.
“Saya ingin menjadi bintang porno dan saya pikir saya akan mendapat banyak uang dari sini,” katanya. (eha)

Author: 

    Related Posts

    No Response

    Leave a Reply